TIGAPENA.COM, JAKARTA– Kabar duka datang dari dunia pers nasional. Wartawan senior yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang tutup usia, pada Sabtu (18/4/2026).
Pria kelahiran Aceh Tenggara itu mengembuskan napas terakhir di RS Budi Kemuliaan setelah menjalani perawatan intensif akibat penyakit jantung yang dideritanya. Sebelumnya, almarhum sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami serangan jantung. Namun, kondisi kesehatannya terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.
Ketua PWI Pusat, Akhmad Munir menyampaikan, bahwa kepergian Zulmansyah menjadi kehilangan besar bagi organisasi dan insan pers di Indonesia. Ia mengenang almarhum sebagai sosok wartawan berintegritas tinggi yang telah banyak memberi kontribusi bagi perkembangan dunia jurnalistik.
Baca Juga: Jelang Deadline, Kepatuhan Pajak Diuji: 3,7 Juta Wajib Pajak Belum Melapor
“Almarhum adalah pribadi yang hangat, memiliki jaringan luas, dan dikenal baik oleh rekan-rekan jurnalis di seluruh Indonesia,” ujar Munir dalam keterangannya.
Munir juga mengungkapkan, bahwa dirinya memiliki kedekatan personal dengan almarhum, terutama dalam membangun dan memperkuat organisasi PWI dalam waktu yang relatif singkat. Kepergian Zulmansyah, menurutnya, menjadi duka mendalam yang tak terduga.
“Atas nama keluarga besar PWI, kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Semoga seluruh amal ibadah almarhum diterima dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.
Baca Juga: Muherwan Murod dan Perang Melawan Sampah di Kota Kalianda
Kepergian Zulmansyah Sekedang meninggalkan jejak panjang dalam dunia pers tanah air. Dedikasi, profesionalisme, serta sikap rendah hati yang ditunjukkannya selama ini menjadi teladan bagi generasi jurnalis berikutnya.***
Artikel Terkait
Indonesia Resmikan Pabrik Kendaraan Berbasis Listrik di Tengah Krisis BBM, Presiden; Pucuk Dicinta Ulam Pun Tiba
Puisi di Balik Kekuasaan: Cara Wabup M. Syaiful Anwar Merayakan Cinta untuk Isterinya
Mensos Pebaruai DTSEN, 11 Ribu KPM Bansos Dicabut
Dari Laut yang Menjebak ke Asa yang Menyala: Saat Bella Jayanti Peluk Korban Calo Kerja Menata Masa Depan
Menhaj Pastikan Kesiapan Fasiltas dan Konsumsi di Arab Saudi
346 WNA Dimankan Dalam Operasi Wirawaspada Keimigrasian RI
Ketika Amanah Datang dari Udara Sejuk Way Belerang dan Pesan yang Menggantung di Pohon Harapan
Muherwan Murod dan Perang Melawan Sampah di Kota Kalianda
IKLAN: Kehilangan Sertifikat Tanah Atas Nama Ahmad Baiki
Jelang Deadline, Kepatuhan Pajak Diuji: 3,7 Juta Wajib Pajak Belum Melapor